Gimana kalo coffee shop menggunakan email marketing campaign?

Gimana kalo coffee shop menggunakan email marketing campaign?

Email marketing itu unik, dibilang gak efektif juga betul, dibilang sangat efektif dan tepat sasaran juga betul.

Lho kok bisa? iya bisa, semua tergantung bagaimana anda mengelola kampanye email marketing anda

Saya sempat membahas beberapa poin penting dalam menjalankan email marketing, antara lain yaitu 3 Kesalahan yang sering ditemui dan 5 Poin penting dalam menjalankan Email Marketing, Keuntungan dan Kerugian-nya mengumpulkan alamat Email customer anda, dan Cara mengubah stalker menjadi buyer melalui Email Marketing

Oke itu semua adalah Fondasi nya, mengenai teknis pelaksaan nya anda bisa mempelajari tahap awal nya di Kursus Gratis 10 Hari Memulai Email Marketing, daftar disini

Artikel kali ini adalah pengembangan dari teknis pelaksanaan Email Marketing, di sini saya akan membagikan contoh penerapan Email Marketing terhadap salah satu Coffee Shop.

Contoh Alur kampanye Email Marketing

Adalah Coffee up sebuah gerai coffee shop yang mengkombinasikan Facebook dan Instagram ads dan kampanye email marketing sebagai salah satu usaha mereka untuk mencari customer baru bagi gerai mereka. (*nama sengaja diplesetkan untuk melindungi privacy coffeup, mereka gak mau kompetitor mereka meniru cara yang sama)

Saya akan membagikan bagaimana alur kampanye email marketing mereka berjalan.
Dimulai dari penayangan Facebook dan Instagram ads berakhir di rangkaian penayangan email.

Dimulai dari penayangan iklan Facebook dan Instagram ads

Pihak Coffee up memulai kampanye marketing nya dari penayangan iklan Facebook dan Instagram ads yang berisi tentang penawaran diskon yang bertujuan untuk mengundang customer customer baru mengunjungi gerai coffee up. Namun pemberian diskon tersebut bukan nya tanpa syarat, syarat nya bagi mereka yang ingin menikmati diskon adalah dengan memberikan alamat email mereka

Email kedua diluncurkan yaitu mengenai penawaran diskon yang lebih besar lagi

setelah beberapa waktu, email kedua diluncurkan, yaitu berupa penawaran diskon yang lebih besar lagi yaitu sebesar 30%.

Diskon diberikan untuk mereka yang mengunjungi gerai coffee up dan selfie kemudian post di sosmed mereka masing masing, penikmat diskon pun diharuskan untuk meng-klik link yang ada di email dan mengumpulkan bukti screenshot dari postingan foto selfie mereka.

Nah bagi mereka yang sudah meng-klik link tersebut, nama nya akan segera dimasukkan kategori “Fan Coffee up” yaitu orang orang yang setidak nya sudah dua kali mengunjungi dan menikmati diskon dari gerai Coffee up.

Email marketing mulai membuahkan hasil

Orang – orang yang masuk di dalam kategori Fan Coffee up akan menikmati diskon berkala, special menu, tips tips untuk membuat snack sendiri di rumah (yang tidak ada di dalam menu). dengan strategic plan seperti ini akan membuat kampanye email marketing mempunyai open rate (tingkat email dibuka dan dibaca) yang sangat tinggi.

Lebih dalam lagi dengan Email marketing

Dibuat kategori yang baru yaitu kategori VIP fan coffee up, yang mana adalah orang orang yang menunjukkan ketertarikkan dengan coffee up lebih dalam lagi yaitu dari sifat mereka yang aktif membuka email yang masuk dan menggunakan promo2 diskon yang ada. Beberapa bulan setelah kampanye email marketing intensif dikirimkan, coffee up mengadakan program membership card. Bisa di predikisi bahwa pembeli program membership card paling banyak dari mereka yang masuk dalam kategori Fan coffee up dan kategori VIP fan coffee up.
Baca Juga  Haruskah saya mengisi setiap kolom yang tersedia di bagian profile?

 Aga, The idea behind Langit23 Digital Marketing Agency. eager at social media analytic and its application to bussiness and brands,advertisement addict,and Internet marketer,plus digital design enthusiast

Kalo suka,share artikel ini ke teman-teman Ya,Terima Kasih: